Kemudian, PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY), PT Darma Henwa Tbk (DEWA), PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA), PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM).
Meski peluang pemulihan terbuka, UOB Kay Hian tetap mengingatkan sejumlah risiko, seperti pelemahan rupiah yang dapat mendorong pengetatan kebijakan BI, penurunan (downgrade) peringkat utang pemerintah, pelebaran defisit fiskal akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan subsidi energi, kenaikan harga minyak, serta perkembangan negatif terkait evaluasi MSCI. (Aldo Fernando)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.