- Keputusan The Fed
Bersamaan dengan banyaknya laporan pendapatan perusahaan, investor juga harus menyisihkan waktu dalam kalender mereka untuk serangkaian keputusan suku bunga bank sentral yang dapat memberikan gambaran lebih jelas tentang bagaimana para pembuat kebijakan memperkirakan kinerja ekonomi utama seiring dengan meningkatnya dampak perang Iran.
Salah satu yang menjadi sorotan utama adalah Federal Reserve (The Fed), yang sebagian besar diperkirakan mempertahankan biaya pinjaman pada akhir pertemuan dua hari terakhirnya pada Rabu.
Ekspektasi bahwa The Fed akan segera melakukan pemotongan suku bunga telah mereda sejak pecahnya perang Iran pada akhir Februari, yang disertai dengan guncangan energi yang pada gilirannya mengancam akan memicu tekanan inflasi di berbagai negara di dunia.
Namun, beberapa analis berpendapat bahwa beberapa bank sentral lainnya sedang mempertimbangkan kenaikan suku bunga, mempertahankan suku bunga justru akan memberikan dukungan bagi aset AS.
Topik lainnya terkait masa depan Ketua Fed Jerome Powell, yang akan mundur dari pucuk pimpinan bank sentral pada Mei, tetapi belum mengindikasikan apakah ia akan meninggalkan komite penetapan suku bunga Fed.
Pilihan Trump untuk menggantikan Powell, yaitu mantan Gubernur Fed Kevin Warsh, belum dikonfirmasi, meskipun hambatan utama mungkin telah dihilangkan pekan lalu ketika Departemen Kehakiman mengatakan akan menutup penyelidikan terhadap Powell terkait biaya renovasi kantor pusat The Fed.
- Pengumuman ECB, BOE, BOJ
Selain The Fed, lebih banyak keputusan akan dikeluarkan oleh Bank Sentral Eropa, Bank of England, dan Bank of Japan.
ECB sebagian besar diperkirakan mempertahankan suku bunga deposito pada 30 April, tetapi akan menaikkan biaya pinjaman pada Juni dalam upaya untuk mengendalikan tekanan inflasi terkait perang, menurut Reuters.
Sementara itu, BOE diperkirakan akan tetap mempertahankan suku bunga pada Kamis, dengan para pembuat kebijakan mencoba mengukur seberapa besar inflasi dan pertumbuhan akan terpengaruh oleh konflik tersebut. Namun, kenaikan suku bunga mungkin akan terjadi akhir tahun ini, menurut prediksi beberapa investor.
Di Asia, BOJ secara luas diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tidak berubah pada akhir pertemuan pada 28 April, meskipun bank sentral dapat mengambil langkah agresif dalam menghadapi tekanan inflasi yang meningkat dan harga minyak yang lebih tinggi.