AALI
9950
ABBA
0
ABDA
0
ABMM
780
ACES
1515
ACST
280
ACST-R
0
ADES
1675
ADHI
1065
ADMF
8250
ADMG
163
ADRO
1185
AGAR
448
AGII
1190
AGRO
1005
AGRO-R
0
AGRS
320
AHAP
77
AIMS
284
AIMS-W
0
AISA
288
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
456
AKRA
3130
AKSI
800
ALDO
675
ALKA
238
ALMI
226
ALTO
326
Market Watch
Last updated : 2021/04/16 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
483.36
-0.1%
-0.50
IHSG
6086.26
0.11%
+6.76
LQ45
907.67
-0.08%
-0.77
HSI
28969.71
0.61%
+176.57
N225
29642.69
0.07%
+21.70
NYSE
16116.85
0.73%
+116.70
Kurs
HKD/IDR 1,884
USD/IDR 14,643
Emas
831,440 / gram

Smartfren Sukses Kurangi Kerugian 30,35 Persen Sepanjang Pandemi

MARKET NEWS
Aditya Pratama/iNews
Jum'at, 05 Maret 2021 09:45 WIB
Smartfren Telecom sukses memperkecil kerugian selama masa pandemi Covid-19 sebesar Rp1,52 triliun, atau lebih rendah 30,35 persen dibanding tahun 2019.
Smartfren Sukses Kurangi Kerugian 30,35 Persen Sepanjang Pandemi. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) sukses memperkecil kerugian selama masa pandemi Covid-19 berlangsung di tahun 2020. Pada laporan keuangan kuartal IV-2020, perseroan mencatatkan rugi bersih sebesar Rp1,52 triliun, atau lebih rendah 30,35 persen dibanding tahun 2019 sebesar Rp2,18 triliun.

Dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (05/03/2021), pendapatan perseroan di kuartal IV-2020 tercatat sebesar Rp9,40 triliun atau naik 34,63 persen dari tahun sebelumnya sebesar Rp6,98 triliun, dengan rugi per saham dasar Rp4,92.

Adapun pendapatan perseroan terdiri atas jasa telekomunikasi yaitu data dan non data, jasa interkoneksi dan lain-lain. Pendapatan data tercatat Rp8,62 triliun atau lebih tinggi dari sebelumnya Rp6,60 triliun; non-data tercatat Rp345,78 miliar atau lebih tinggi dari sebelumnya Rp311,90 miliar.

Jasa interkoneksi tercatat Rp170,09 miliar atau lebih tinggi dari sebelumnya Rp51,05 miliar; pendapatan lain-lain tercatat Rp265,53 miliar atau lebih tinggi dari sebelumnya Rp18,28 miliar.

FREN mencatatkan adanya kenaikan beban usaha di kuartal IV-2020 menjadi Rp10,19 triliun dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp9,29 triliun. Beban operasi, pemeliharaan dan jasa telekomunikasi juga mengalami kenaikan menjadi Rp3,85 triliun dari sebelumnya Rp3,68 triliun dan Beban karyawan meningkat menjadi Rp1 triliun dari sebelumnya Rp778,34 miliar.

Kas dan setara kas pada akhir tahun meningkat menjadi Rp654,46 miliar dibanding tahun sebelumnya Rp196,77 miliar.

Smartfren Telecom mencatatkan liabilitas sebesar Rp40,57 triliun dan ekuitas Rp12,36 triliun. Adapun total aset perseroan meningkat menjadi Rp38,68 triliun dibanding tahun 2019 sebesar Rp27,65 triliun. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD