AALI
12300
ABBA
183
ABDA
0
ABMM
3210
ACES
1005
ACST
164
ACST-R
0
ADES
4810
ADHI
680
ADMF
8150
ADMG
166
ADRO
3120
AGAR
350
AGII
1925
AGRO
960
AGRO-R
0
AGRS
118
AHAP
62
AIMS
244
AIMS-W
0
AISA
162
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
930
AKRA
1050
AKSI
232
ALDO
930
ALKA
300
ALMI
274
ALTO
190
Market Watch
Last updated : 2022/05/19 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
540.22
-0.53%
-2.88
IHSG
6830.60
0.55%
+37.19
LQ45
1009.96
-0.59%
-6.04
HSI
20082.33
-2.72%
-561.95
N225
26349.61
-2.09%
-561.59
NYSE
15044.52
-3.2%
-497.38
Kurs
HKD/IDR 1,874
USD/IDR 14,725
Emas
858,911 / gram

Surya Semesta (SSIA) Cetak Marketing Sales Rp129,2 Miliar di Mei 2021

MARKET NEWS
Shifa Nurhaliza
Rabu, 23 Juni 2021 13:33 WIB
PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) membukukan pendapatan prapenjualan (marketing sales) lahan seluas 7,5 hektare (ha) senilai Rp129,2 M.
Dok. MNC Media
Dok. MNC Media

IDXChannel - PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) membukukan pendapatan prapenjualan (marketing sales) lahan seluas 7,5 hektare (ha) ke perusahaan teknologi regional dengan rata-rata harga penjualan (ASP) USD123 per meter persegi, sehingga total nilai penjualan Rp 129,2 miliar.

Dalam laporan keuangannya, SSIA menetapkan target marketing sales pada 2021 seluas 20 ha dari Suryacipta City of Industry Karawang. Sementara itu, SSIA menargetkan dapat membukukan komitmen penjualan seluas 40 hektar tahun ini dari pengembangan baru, Subang Smartpolitan. 

Prospek pendapatan 2021 diperkirakan akan meningkat sekitar 15%. Target tersebut dapat terkena dampak jika Covid-19 bertambah buruk atau diperpanjang hingga 2021. Pada unit bisnis properti yang sebagian besar dikontribusikan dari penjualan tanah kawasan industri, dihadapkan pada penundaan keputusan investasi akibat lockdown di beberapa negara. 

Namun demikian, sektor kawasan industri mengantisipasi peningkatan minat dari sektor berbasis teknologi dan logistik dalam beberapa bulan mendatang. Unit properti SSIA yang terdiri dari pendapatan kawasan industri, biaya pemeliharaan, sewa komersial & residensial membukukan pendapatan sebesar Rp 76,3 miliar di kuartal I-2021, turun 12,2% dari Rp 86,9 miliar di kuartal I-2020. 

(IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD