AALI
9675
ABBA
290
ABDA
6325
ABMM
1385
ACES
1345
ACST
190
ACST-R
0
ADES
3570
ADHI
825
ADMF
7550
ADMG
193
ADRO
2220
AGAR
362
AGII
1445
AGRO
1445
AGRO-R
0
AGRS
172
AHAP
70
AIMS
398
AIMS-W
0
AISA
174
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1120
AKRA
810
AKSI
690
ALDO
1350
ALKA
334
ALMI
290
ALTO
248
Market Watch
Last updated : 2022/01/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
505.56
-0.34%
-1.74
IHSG
6614.06
-0.47%
-30.99
LQ45
944.82
-0.34%
-3.20
HSI
24112.78
-0.44%
-105.25
N225
28257.25
-0.27%
-76.27
NYSE
17219.06
-0.23%
-39.94
Kurs
HKD/IDR 1,837
USD/IDR 14,330
Emas
836,902 / gram

Tambah Lini Bisnis di Industri Hiburan, Begini Strategi Raffi Ahmad Lewat RANS

MARKET NEWS
Anggie Ariesta
Jum'at, 29 Oktober 2021 12:38 WIB
Menggandeng PT Surya Citra Media Tbk (SCM), Raffi Ahmad melalui RANS Entertainment memperluas ekspansi bisnis industri hiburan.
Tambah Lini Bisnis di Industri Hiburan, Begini Strategi Raffi Ahmad Lewat RANS (FOTO: MNC Media)
Tambah Lini Bisnis di Industri Hiburan, Begini Strategi Raffi Ahmad Lewat RANS (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Menggandeng PT Surya Citra Media Tbk (SCM), Raffi Ahmad melalui RANS Entertainment memperluas ekspansi bisnis industri hiburan. Keduanya akan berkolaborasi untuk menayangkan sejumlah program melalui platform di SCM dan RANS Entertainment.

Presiden Direktur SCM Sutanto Hartono mengatakan, kedua perusahaan akan melakukan sinergi konten kreasi dan ide dan menyebarkannya secara komprehensif di seluruh platform milik keduanya.

"Hal ini dilakukan untuk menjangkau penonton menggunakan kombinasi ekosistem, memberi layanan menyeluruh pada pemasang iklan, dan membangun peluang bisnis pemberitaan," katanya dalam Press Conference Babak Baru RANS Entertainment secara virtual, Jumat (29/10/2021).

Namun, Sutanto tak menyebutkan nilai investasi yang diberikan pada RANS. Dia mengaku belum dapat mengumumkan nilai suntikan dana perusahaan karena masih melakukan diskusi dengan pihak RANS.

"Terkait nilai investasi dan kepemilikan saham (IEG pad RANS) belum bisa di-disclouse (diumumkan), yang pasti Raffi dan Nagita masih jadi pemilik mayoritas. Kami masih melihat budget 2022," ujarnya.

Saat ini, RANS Entertainment memiliki sejumlah divisi bisnis di berbagai industri. Beberapa di antaranya, divisi musik melalui Rans Music, divisi animasi melalui Rans Animation Studio, divisi gim melalui Rans Esport, dan Powerransgers. Selain itu, divisi perdagangan digital atau live commerce Toko Mama Gigi, divisi bisnis olah raga melalui Rans Cilegon FC, dan Rans PIK Basketball.

Selanjutnya, ada pula Rans Carnival, dan Rans the World. Sementara itu, IEG bergerak di bidang produksi konten (content production), layanan periklanan, media sosial, content creator, influencer management, dan digital asset management. Sampai saat ini, IEG berinvestasi sekaligus menjalin kemitraan dengan sejumlah rumah produksi nasional, antara lain: Base Entertainment, Sinemart Pictures, Screenplay Films, dan Sky Films.

Menurut Sutanto, salah satu alasan mereka bergabung dalam 'keluarga RANS' ialah karena para pendiri perusahaan memiliki konsistensi yang baik dalam membangun bisnisnya. RANS juga dianggap memiliki resep yang inovatif untuk meramu setiap model bisnisnya hingga berhasil.

"RANS sangat lincah dalam mengelaborasi bisnisnya. Kami akan saling melengkapi platform, mereka sangat kuat di media sosial, kami kuat di free to air dan over the top," kata Sutanto.

Intinya, Sutanto berharap IEG dapat membantu RANS dalam meningkatkan skala bisnisnya, termasuk melalui penguatan modal.

"Organisasi ini harus diperkuat, sehingga mampu mengikuti perkembangan bisnis. RANS bisa jadi lebih lincah," ujarnya.

Chairman dan Founder RANS Entertainment Raffi Ahmad mengatakan pihak SCM membantu RANS dalam membangun mimpi-mimpi para pendiri perusahaan. Dia berharap kolaborasi ini dapat mendorong perusahaan menuju ke arah bisnis yang lebih besar dan lebih baik lagi.

Raffi mengungkapkan salah satu alasan dirinya berminat kolaborasi dengan mereka karena bisa tetap bergerak bebas dalam mengembangkan usahanya.

"SCM tidak mengikat kaki kami. RANS bisa tetap menjadi RANS seperti yang kami inginkan. Pak Sutanto bilang kalau butuh SDM (sumber daya manusia) tetap dibantu, tapi tidak akan mengatur pola bisnisnya," ujar Raffi.  (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD