Realisasi tersebut diperkirakan akan memberikan kontribusi pendapatan sekitar 21,4 persen terhadap pendapatan konsolidasi SINI pada 2026 dan meningkat menjadi sekitar 27,1 persen pada 2027.
PT Kemilau Mulia Sakti merupakan perusahaan induk yang diakuisisi SINI dari PT Petrosea Tbk (PTRO) dengan nilai transaksi sekitar Rp1,7 triliun. Melalui perusahaan tersebut, SINI menguasai perusahaan tambang batu bara di Kalimantan Timur, yakni PT Cristian Eka Pratama (CEP).
Meski area tambang CEP berada di Kalimantan Timur, berbeda dengan aset tambang SINI yang telah beroperasi di Kalimantan Tengah, akuisisi tersebut dapat menciptakan sinergi melalui peningkatan standar operasional di seluruh grup.
(DESI ANGRIANI)