Kerugian tersebut membengkak 11,29 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya USD55,76 juta.
Secara operasional, segmen nikel tetap menjadi kontributor utama dengan penerimaan sebesar USD1,43 miliar yang bersumber dari PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA).
Perseroan mencatat produksi saprolit mencapai 7 juta wet metric tonnes (wmt) dan limonit sekitar 14,7 juta wmt di tambang Sulawesi Cahaya Mineral (SCM) sepanjang 2025.
Dari segmen emas, Tambang Emas Tujuh Bukit menghasilkan 103.156 ounces emas dengan penjualan USD327 juta. Sementara itu, segmen tembaga yang berasal dari Tambang Tembaga Wetar mencatatkan produksi 10.454 ton.
(DESI ANGRIANI)