sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

TGUK Ungkap Model Bisnis Daging Beku Hasilkan Omzet Rp200 Miliar

Market news editor Rahmat Fiansyah
14/07/2026 14:33 WIB
PT Platinum Wahab Nusantara Tbk (TGUK) buka suara soal bisnis daging beku (frozen meat) yang dijalankan perseroan pada awal 2026.
PT Platinum Wahab Nusantara Tbk (TGUK) buka suara soal bisnis daging beku (frozen meat) yang dijalankan perseroan pada awal 2026. (Foto: Ist)
PT Platinum Wahab Nusantara Tbk (TGUK) buka suara soal bisnis daging beku (frozen meat) yang dijalankan perseroan pada awal 2026. (Foto: Ist)

Perseroan fokus menjual daging ke general trade dan belum masuk ke modern trade. Pasalnya, penjualan ke modern trade membutuhkan listing fee dan tempo pembayaran yang lebih lama, sehingga berpotensi mengganggu arus kas (cashflow).

Agus menjelaskan, sebagian besar transaksi penjualan menggunakan sistem Purchase Order (PO) dan kesepakatan harga dilakukan saat transaksi. Hal ini mengacu pada harga daging yang fluktuatif, sehingga kontrak jangka panjang kurang sesuai dengan model bisnis perseroan.

Model bisnis trading tersebut membuat margin yang diperoleh perseroan cukup tipis. Dengan omzet mencapai Rp200,7 miliar, beban pokok penjualan sekitar Rp191,3 miliar. Alhasil, laba kotor hanya Rp9,4 miliar dengan margin 4,7 persen.

Selain itu, penjualan daging beku juga sebagian besar berbentuk piutang dengan tempo antara 30-90 hari. Piutang usaha TGUK mencapai Rp198,3 miliar atau 98,8 persen dengan nilai penjualan.

Agus menuturkan, banyak transaksi terjadi pada akhir Maret 2026, sehingga belum jatuh tempo. Namun hingga 9 Juli, sekitar Rp134,6 miliar piutang telah berhasil ditagih.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement