IDXChannel - Bank sentral Amerika Serikat (AS), Federal Reserve (The Fed) kembali mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 3,50-3,75 persen. Namun, keputusan ini menuai perbedaan pendapat dari tiga dari 12 anggota Federal Open Market Committee (FOMC) yang lebih menyukai menaikkan suku bunga 25 basis poin.
Meski demikian, Ketua The Fed Kevin Warsh menegaskan komitmennya untuk menurunkan inflasi kembali ke target 2 persen yang telah berada di atas target bank sentral selama lebih dari lima tahun.
Untuk diketahui, hingga bulan lalu, inflasi terus meningkat karena perang di Timur Tengah mendorong kenaikan harga bahan bakar dan makanan global, serta investasi di pusat data dan pengeluaran lain yang terkait dengan kecerdasan buatan mendorong peningkatan permintaan.
"Inflasi tetap relatif tinggi terhadap target 2 persen," kata The Fed dalam pernyataan kebijakan singkat, dilansir dari Reuters, Kamis (30/7/2026).