Sepanjang 2025, TINS membukukan pendapatan sebesar Rp 11,55 triliun, naik 6,41 persen jika dibandingkan 2024 yang sebesar Rp10,86 triliun.
Adapun laba usaha tercatat Rp1,91 triliun dengan perolehan EBITDA mencapai Rp2,76 triliun. Dari sisi operasional, perseroan mencatatkan produksi bijih timah sebesar 18.635 ton Sn dan produksi logam timah sebanyak 17.815 metrik ton, sementara total penjualan logam timah sepanjang tahun tersebut mencapai 16.634 metrik ton.
"Perseroan berkomitmen untuk terus menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan dan memberikan nilai optimal bagi pemegang saham serta seluruh pemangku kepentingan," tuturnya.
Dalam gelaran RUPST tersebut, perseroan juga mengumumkan perubahan susunan pengurus perusahaan.
Berikut susunan baru Direksi dan Dewan Komisaris Timah:
Dewan Direksi
-Direktur Utama: Restu Widiyantoro
-Direktur Strategi Korporasi dan Pengembangan Usaha: Harry Budi Sidharta
-Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: Fina Eliani
-Direktur Operasi: Handy Geniardi
-Direktur Produksi dan Komersial: Ilhamsyah Mahendra
-Direktur SDM dan Transformasi Korporasi: Ratih Mayasari