Investor menunggu perkiraan persediaan minyak API dan data resmi pemerintah AS pada Rabu.
Stok minyak mentah AS diperkirakan turun 2,5 juta barel pada pekan yang berakhir 19 Juli, sementara stok bensin diperkirakan turun 500 ribu barel.
Ke depan, pertemuan OPEC+ pada 1 Agustus diperkirakan tidak akan mengubah kebijakan produksi saat ini.
Sebelumnya, mengutip Trading Economics, Selasa (23/7), sebagian besar trader mengabaikan keputusan Presiden AS Joe Biden yang membatalkan upayanya untuk terpilih kembali dalam pemilihan presiden (pilpres) dan mendukung Wakil Presiden Kamala Harris pada Minggu lalu.
Analis Citi mengatakan mereka yakin baik Harris maupun calon dari Partai Republik Donald Trump tidak akan mempromosikan kebijakan yang akan berdampak besar pada operasi minyak dan gas (migas).