IDXChannel - Kendaraan listrik (EV) diprediksi mendominasi armada truk barang di China di masa mendatang.
Menuru para pelaku industri, transisi ini dapat memangkas konsumsi bahan bakar minyak (BBM) dari sektor transportasi darat di China hingga setengahnya.
"Biaya transportasi yang jauh lebih rendah akan mendorong penetrasi pasar hingga mendekati 100 persen, sehingga hanya menyisakan sedikit ruang untuk truk diesel," kata Chairman Sany Truck Liang Linhe, Dilansir dari South China Morning Post pada Senin (20/4/2026).
Transisi dari BBM ke EV sangat penting di tengah perang di Timur Tengah, yang telah menyebabkan gangguan di Selat Hormuz.
Koridor maritim sempit yang menghubungkan Teluk Persia dengan Teluk Oman ini biasanya dilintasi sekitar seperlima ekspor minyak global. Penutupannya mengguncang sektor migas dunia.