sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

China Protes Tarif Tambahan AS, Tolak Tuduhan Praktik Kerja Paksa

News editor Wahyu Dwi Anggoro
04/06/2026 11:12 WIB
China menegaskan bahwa tidak ada praktik kerja paksa di negaranya. Beijing mengkritik rencana tarif impor tambahan Amerika Serikat (AS).
China Protes Tarif Tambahan AS, Tolak Tuduhan Praktik Kerja Paksa. (Foto: Freepik)
China Protes Tarif Tambahan AS, Tolak Tuduhan Praktik Kerja Paksa. (Foto: Freepik)

IDXChannel - China menegaskan bahwa tidak ada praktik kerja paksa di negaranya. Beijing mengkritik rencana tarif impor tambahan Amerika Serikat (AS) yang didasari tuduhan tersebut.

AS baru-baru ini mengumumkan rencana tarif impor tambahan hingga 12,5 persen untuk sekitar 60 negara. Mereka dituduh gagal mengatasi praktik kerja paksa.

“Kami menentang penggunaan dalih untuk pemberlakuan tarif," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Mao Ning kepada wartawan di Beijing, dilansir dari Anadolu Agency pada Kamis (4/6/2026).

Selain China, negara yang masuk dalam daftar tersebut antara lain Uni Eropa, Kanada, Meksiko, India, Vietnam, Malaysia, dan Indonesia.

“Perang perdagangan dan tarif tidak menguntungkan siapa pun. Masalah ekonomi dan perdagangan harus diselesaikan melalui dialog atas dasar kesetaraan dan timbal balik,” kata Mao.

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement