IDXChannel - China akan menghapus semua bea masuk impor dari 53 negara Afrika, kecuali Eswatini, mulai 1 Mei.
Dilansir dari Anadolu pada Minggu (19/4/2026), Beijing bertujuan untuk memberikan akses tanpa hambatan kepada negara-negara Afrika ke salah satu pasar terbesar di dunia.
Eswatini dikecualikan dari skema ini karena merupakan satu-satunya negara di Afrika yang mengakui Taiwan.
Volume perdagangan China-Afrika telah tumbuh pesat dalam beberapa tahun terakhir, meningkat dari USD10 miliar pada 2000 menjadi USD114 miliar di 2010 dan USD187 miliar pada 2020.
Baca Juga:
Angkanya melonjak menjadi USD278 miliar pada 2023, USD295,6 miliar di 2024, dan USD348 miliar tahun lalu.