IDXChannel – Harga minyak mentah kembali terkoreksi pada perdagangan Rabu (24/7/2024) pagi, melanjutkan pelemahan sejak empat hari sebelumnya.
Menurut data Trading View, Rabu (24/7), kontrak berjangka (futures) minyak jenis Brent turun 0,32 persen ke posisi USD81,32 per barel. Sementara, minyak jenis WTI terdepresiasi 0,31 persen.
Penurunan ini disebabkan oleh pembaruan negosiasi gencatan senjata dalam konflik Israel-Hamas dan kekhawatiran akan permintaan.
Menurut Trading Economics, Rabu (24/7), upaya gencatan senjata di Gaza, yang dimediasi oleh Mesir dan Qatar, telah mendapatkan momentum, dimana Perdana Menteri Israel Netanyahu mengindikasikan kondisi untuk mencapai kesepakatan semakin membaik.
Di Amerika Serikat (AS), permintaan bensin pada musim panas tidak cukup untuk mendorong harga, meskipun terjadi penurunan persediaan minyak mentah selama 3 pekan dan penurunan permintaan bensin yang signifikan.
Investor menunggu perkiraan persediaan minyak API dan data resmi pemerintah AS pada Rabu.
Stok minyak mentah AS diperkirakan turun 2,5 juta barel pada pekan yang berakhir 19 Juli, sementara stok bensin diperkirakan turun 500 ribu barel.
Ke depan, pertemuan OPEC+ pada 1 Agustus diperkirakan tidak akan mengubah kebijakan produksi saat ini.
Sebelumnya, mengutip Trading Economics, Selasa (23/7), sebagian besar trader mengabaikan keputusan Presiden AS Joe Biden yang membatalkan upayanya untuk terpilih kembali dalam pemilihan presiden (pilpres) dan mendukung Wakil Presiden Kamala Harris pada Minggu lalu.
Analis Citi mengatakan mereka yakin baik Harris maupun calon dari Partai Republik Donald Trump tidak akan mempromosikan kebijakan yang akan berdampak besar pada operasi minyak dan gas (migas).
Sebaliknya, pasar fokus pada pasokan dan permintaan minyak, yang menurut analis Morgan Stanley kemungkinan besar akan seimbang pada kuartal IV-2024 dan meningkat menjadi surplus pada 2025, yang akan menurunkan harga Brent ke level USD70-an per barel. (Aldo Fernando)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.