AALI
12000
ABBA
184
ABDA
6250
ABMM
3050
ACES
980
ACST
157
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
685
ADMF
8075
ADMG
179
ADRO
3100
AGAR
330
AGII
1970
AGRO
910
AGRO-R
0
AGRS
124
AHAP
62
AIMS
242
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
930
AKRA
1020
AKSI
350
ALDO
905
ALKA
294
ALMI
288
ALTO
206
Market Watch
Last updated : 2022/05/25 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
-0.73%
-3.98
IHSG
6883.50
-0.44%
-30.64
LQ45
1009.51
-0.63%
-6.42
HSI
20171.27
0.29%
+59.17
N225
26677.80
-0.26%
-70.34
NYSE
0.00
-100%
-15035.87
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,471 / gram

Tri Banyan (ALTO) Bukukan Penjualan Rp75,30 Miliar di Kuartal I-2021 

MARKET NEWS
Shifa Nurhaliza
Rabu, 30 Juni 2021 11:03 WIB
PT Tri Banyan Tirta Tbk (ALTO) membukukan penurunan kinerja penjualan di kuartal pertama tahun ini.
Tri Banyan (ALTO) Bukukan Penjualan Rp75,30 Miliar di Kuartal I-2021. (Foto: MNC Media)
Tri Banyan (ALTO) Bukukan Penjualan Rp75,30 Miliar di Kuartal I-2021. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - PT Tri Banyan Tirta Tbk (ALTO) membukukan penurunan kinerja penjualan di kuartal pertama tahun ini. Tercatat, ALTO menorehkan penjualan sebesar Rp 75,30 miliar atau menurun 19,69% dari penjualan pada kuartal yang sama tahun lalu senilai Rp 93,77 miliar. 

Berdasarkan laporan keuangan perseroan, Selasa (29/6/2021), laba bruto ALTO di kuartal I -2021 mengalami penurunan 15,24% menjadi Rp 8,16 miliar dibanding dengan periode yang sama tahun 2020 senilai Rp 9,62 miliar. 

ALTO tak mampu memangkas pengeluaran pada sejumlah pos beban, salah satunya beban usaha perseroan yang tercatat menurun 36,78% dari semula Rp 4,14 miliar di kuartal I -2020 menjadi Rp 2,62 miliar. Beban pokok penjualan yang berkurang 20,20% dari semula Rp 84,14 miliar di kuartal I -2020 menjadi Rp 67,14 miliar. Beban umum dan administrasi juga mengalami penurunan 1,80% dari semula Rp 5,70 miliar di kuartal I -2020 menjadi Rp 4,68 miliar.

Pada 31 Maret 2021, ALTO mengalami penurunan rugi neto tahun berjalan 66,46% yang diperoleh senilai Rp 1,13 miliar pada kuartal I -2021 dengan periode yang sama tahun 2020 senilai Rp 3,39 miliar. (SNP)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD