“Fokus kami dalam menjaga kualitas produk, yang didukung oleh kekuatan SDM serta kemampuan beradaptasi secara cepat, menjadi kunci keberhasilan TRIS. Dengan kontribusi ekspor yang semakin dominan dan pasar tujuan yang terdiversifikasi, kami memiliki fondasi yang lebih kuat untuk menghadapi tantangan global,” ujarnya.
Kontribusi ekspor menjadi penopang utama dengan porsi mencapai 60 persen dari total penjualan. Diversifikasi pasar ekspor dinilai menjadi strategi penting untuk meredam risiko ketergantungan pada satu wilayah.
Ke depan, TRIS akan memperkuat penetrasi pasar, khususnya di Eropa dan Asia, sekaligus mendorong transformasi digital guna meningkatkan efisiensi produksi. Perseroan juga memperluas portofolio produk melalui inovasi dan kustomisasi untuk memperkuat segmen business-to-business (B2B).
Dengan strategi tersebut, TRIS optimistis dapat menjaga tren pertumbuhan dan mencapai target kinerja yang telah ditetapkan.
(Shifa Nurhaliza Putri)