Analis ING menilai, pasar minyak masih sangat sensitif terhadap perkembangan terkait Iran meski dibanjiri berbagai spekulasi dan dinamika negosiasi.
“Pasar mungkin mulai mengalami kelelahan terhadap derasnya arus berita dan tarik ulur negosiasi. Namun, harga minyak tetap sangat sensitif terhadap isu Iran, menunjukkan besarnya dampak gangguan pasokan di Teluk Persia,” tulis analis ING dalam risetnya.
Di sisi lain, perhatian pasar juga tertuju pada rencana kunjungan Trump ke China pekan ini untuk bertemu Presiden Xi Jinping. Pertemuan tersebut diperkirakan membahas isu perdagangan, Taiwan, hingga konflik Iran.
(DESI ANGRIANI)