Performa laba juga dibarengi dengan kondisi neraca, di mana total aset Perseroan tercatat sebesar Rp27,71 triliun dan total ekuitas mencapai Rp10,17 triliun dengan tingkat Risk Based Capital (RBC) yang terjaga di level 410,9 persen, jauh melampaui ketentuan minimum regulasi sebesar 120 persen.
Sementara itu, Direktur Keuangan & Layanan Korporat Tugu Insurance, Fitri Azwar, menegaskan bahwa penerapan PSAK 117 justru memperkuat validitas kinerja perusahaan yang ditopang oleh fundamental yang kokoh.
"Implementasi PSAK 117 merupakan penyesuaian terhadap standar pelaporan yang berlaku. Perseroan terus memastikan bahwa kinerja yang dicapai didukung oleh fundamental yang sehat, pengelolaan risiko yang terukur, serta struktur permodalan yang tetap kuat," ujar Fitri.
(NIA DEVIYANA)