AALI
0
ABBA
0
ABDA
0
ABMM
0
ACES
0
ACST
0
ACST-R
0
ADES
0
ADHI
0
ADMF
0
ADMG
0
ADRO
0
AGAR
0
AGII
0
AGRO
0
AGRO-R
0
AGRS
0
AHAP
0
AIMS
0
AIMS-W
0
AISA
0
AISA-R
0
AKKU
0
AKPI
0
AKRA
0
AKSI
0
ALDO
0
ALKA
0
ALMI
0
ALTO
0
Market Watch
Last updated : 2022/05/25 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
-0.73%
-3.98
IHSG
6883.50
-0.44%
-30.64
LQ45
1009.51
-0.63%
-6.42
HSI
20171.27
0.29%
+59.17
N225
26855.30
0.67%
+177.50
NYSE
15080.98
0.3%
+45.11
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,038 / gram

Turun Signifikan, BEI Suspensi Saham Krida Jaringan Nusantara (KJEN) 

MARKET NEWS
Anggie Ariesta
Rabu, 11 Mei 2022 08:17 WIB
BEI melakukan penghentian sementara atau suspensi saham PT Krida Jaringan Nusantara Tbk (KJEN).
Turun Signifikan, BEI Suspensi Saham Krida Jaringan Nusantara (KJEN)  (Dok.MNC)
Turun Signifikan, BEI Suspensi Saham Krida Jaringan Nusantara (KJEN)  (Dok.MNC)

IDXChannel - Sehubungan dengan terjadinya penurunan harga kumulatif yang signifikan, Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan penghentian sementara atau suspensi saham PT Krida Jaringan Nusantara Tbk (KJEN).

Maka itu, dalam rangka cooling down BEI memandang perlu melakukan penghentian sementara saham KJEN mulai sesi I perdagangan Rabu, 11 Mei 2022.

"Penghentian sementara perdagangan Saham PT Krida Jaringan Nusantara Tbk (KJEN) di Pasar Reguler dan Pasar Tunai mulai sesi I perdagangan tanggal 11 Mei 2022 sampai dengan Pengumuman Bursa lebih lanjut," tulis Kepala Divisi Pengawasan Transaksi Lidia M. Panjaitan dan P.H. Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan Mulyana, dikutip Rabu (11/5/2022).

Berdasarkan data BEI, dalam sepekan terakhir pergerakan saham KJEN terus menurun. Adapun pada perdagangan Selasa (10/5/2022), saham KJEN turun 6,78% di level 110.

Sebelumnya, KJEN membukukan pendapatan bersih Rp8,44 miliar sepanjang 2021. Capaian itu menyusut 35,80% dari pendapatan tahun 2020 sebanyak Rp13,15 miliar.

Secara rinci, perusahaan jasa pengiriman barang itu menyerap pemasukan dari pengiriman dokumen sebanyak 2,13 juta senilai Rp5,80 miliar, 1338 paket mencapai Rp2,17 miliar, dan 936 mover sebesar Rp463,82 juta.

Sejalan dengan penurunan pendapatan, beban pokok pendapatan perseroan terpangkas dari yang sebelumnya Rp6,17 miliar, menjadi Rp3,90 miliar pada tahun 2021. Sejumlah pokok beban antara lain angkut dan kurir Rp3,03 miliar, transportasi Rp508,45 juta, sewa Rp248,38 juta, dan utilitas Rp17,65 juta. Alhasil, laba kotor perseroan turun menjadi Rp4,53 miliar, dari sebelumnya Rp6,98 miliar.

Di tengah kinerja keuangan yang merosot, sejumlah beban usaha menjadi tantangan bagi perseroan seperti gaji dan tunjangan sebesar Rp2,98 miliar, penyusutan aset tetap Rp1,75 miliar, dan sebagainya yang menambah total beban usaha sebesar Rp6,69 miliar, masih lebih rendah dari posisi beban usaha tahun 2020 senilai Rp8,03 miliar.

Dengan demikian, rugi bersih tahun berjalan perseroan membengkak 9,46% dari sebelumnya Rp1,68 miliar, menjadi Rp1,84 miliar. Hal itu membuat rugi per saham dasar perseroan bertambah dari sebelumnya minus Rp3,36 menjadi minus Rp3,68. 

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD