Pusat manufaktur komponen kelistrikan ini telah dilengkapi oleh empat jalur produksi terintegrasi. Setiap unit mesin wajib melewati tahapan tes dinamometer, beserta pemeriksaan tingkat kekedapan secara ketat. Proses perakitan komponen internal ini, memberikan keleluasaan inovasi produk sesuai karakteristik pasar domestik. Upaya lokalisasi penguasaan teknologi tersebut sekaligus mempertegas komitmen perseroan dalam membangun industri otomotif masa depan.
Menurut Andrew, produksi dinamo secara mandiri juga memberikan keuntungan dalam hal pengendalian kualitas, efisiensi proses, serta fleksibilitas dalam pengembangan produk. Kemampuan tersebut juga memungkinkan perseroanmelakukan penyesuaian spesifikasi dinamo sesuai karakteristik kendaraan yang dikembangkan.
“Dinamo yang kami produksi menggunakan sistem hub drive dan salah satunya diperuntukkan bagi United E-Motor MX1200. Kami melihat teknologi ini memiliki keunggulan dari sisi efisiensi dan kesederhanaan konstruksi dibandingkan sistem mid drive. Ke depan, kami akan terus meningkatkan kemampuan manufaktur dan teknologi agar dapat mendukung semakin banyak kebutuhan kendaraan listrik United E-Motor,” pungkasnya.
(Rahmat Fiansyah)