Adapun mayoritas dana hasil rights issue akan digunakan untuk memperkuat pengembangan bisnis kendaraan listrik melalui anak usaha.
Sebanyak 80 persen dana yang diperoleh akan dialokasikan sebagai penyertaan modal kepada PT Sarana Ekomobilitas Indonesia, anak usaha yang bergerak di bidang e-mobility-as-a-service.
Dana tersebut selanjutnya digunakan untuk membeli kendaraan listrik dari VKTR pada periode 2026 hingga 2027. Kemudian 20 persen sisanya akan digunakan untuk mendukung kebutuhan modal kerja perseroan.
Hingga saat ini, VKTR belum mengumumkan harga pelaksanaan rights issue serta belum mengungkap identitas pembeli siaga (standby buyer) yang akan menyerap saham-saham yang tidak diambil oleh pemegang saham eksisting.
(DESI ANGRIANI)