AALI
12300
ABBA
183
ABDA
0
ABMM
3210
ACES
1005
ACST
164
ACST-R
0
ADES
4810
ADHI
680
ADMF
8150
ADMG
166
ADRO
3120
AGAR
350
AGII
1925
AGRO
960
AGRO-R
0
AGRS
118
AHAP
62
AIMS
244
AIMS-W
0
AISA
162
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
930
AKRA
1050
AKSI
232
ALDO
930
ALKA
300
ALMI
274
ALTO
190
Market Watch
Last updated : 2022/05/19 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
540.22
-0.53%
-2.88
IHSG
6830.60
0.55%
+37.19
LQ45
1009.96
-0.59%
-6.04
HSI
20082.33
-2.72%
-561.95
N225
26349.61
-2.09%
-561.59
NYSE
15044.52
-3.2%
-497.38
Kurs
HKD/IDR 1,874
USD/IDR 14,725
Emas
858,911 / gram

Wahana Ottomitra (WOMF) Mau Terbitkan Obligasi Rp500 Miliar

MARKET NEWS
Shifa Nurhaliza
Senin, 21 Juni 2021 16:30 WIB
PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOMF) berencana akan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan IV Tahap I-2021 sebanyak-banyaknya Rp500 miliar.
Wahana Ottomitra (WOMF) Mau Terbitkan Obligasi Rp500 Miliar (FOTO: MNC Media)
Wahana Ottomitra (WOMF) Mau Terbitkan Obligasi Rp500 Miliar (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOMF) berencana akan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan IV Tahap I-2021 sebanyak-banyaknya Rp500 miliar. Nantinya, dana penerbitan obligasi ini akan digunakan oleh WOM Finance sebagai modal kerja pembiayaan.

Mengutip data Prospektus WOMF di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (21/6/2021), rencana penerbitan Obligasi Berkelanjutan IV Tahap I-2021 ini merupakan bagian dari rencana penerbitan Obligasi Berkelanjutan IV yang memiliki total target penghimpunan dana sebanyak-banyaknya Rp5 triliun.

Rencana penerbitan Obligasi Berkelanjutan IV Tahap I-2021 akan terbagi menjadi dua seri, yakni Seri A dengan tenor 370 hari kalender dan Seri B bertenor tiga tahun. Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat, kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi atas nama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) sebagai bukti utang kepada pemegang obligasi.

Manajemen WOMF telah menunjuk tiga penjamin pelaksana emisi efek terkait rencana penerbitan obligasi, yakni PT Indo Premier Sekuritas, PT BNI Sekuritas dan PT Maybank Kim Eng Sekuritas.

"Dana yang diperoleh dari hasil penawaran umum ini - setelah dikurangi dengan biaya-biaya Emisi - akan dipergunakan seluruhnya oleh perseroan untuk modal kerja pembiayaan," tulis Manajemen WOMF.

Sekadar informasi,  masa penawaran awal obligasi ini rencananya akan dilaksanakan pada 21 Juni-5 Juli 2021 dan pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) diharapkan bisa diterima pada 16 Juli 2021. Sehingga, masa penawaran umum bisa dilakukan pada 21-23 Juli 2021.

Sementara itu, perkiraan tanggal penjatahan diagendakan pada 26 Juli 2021 dan perkiraan tanggal distribusi obligasi secara elektronik pada 28 Juli 2021. Dengan demikian, pencatatan obligasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) diharapkan bisa terlaksana pada 29 Juli 2021. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD