IDXChannel - Bursa saham Amerika Serikat (AS), Wall Street, ditutup anjlok pada perdagangan Kamis (12/3/2026) waktu setempat.
Ini terjadi imbas adanya serangan Iran terhadap dua kapal tanker minyak, sehingga harga minyak mentah melonjak mendekati USD100 per barel. Alhasil, hal tersebut semakin memperburuk kekhawatiran inflasi dan membuat investor meninggalkan pasar saham.
Dilansir dari Reuters, Jumat (13/3/2026), ketiga indeks saham utama AS merosot lebih dari 1,5 persen dalam aksi jual yang luas, dengan semua saham kecuali energi dan beberapa saham defensif mengalami kerugian persentase yang besar. S&P 500 mencatat penurunan persentase tiga hari terbesar dalam sebulan.
Indeks Dow Jones Industrial Average turun 739,42 poin atau 1,56 persen menjadi 46.677,85, S&P 500 merosot 103,22 poin atau 1,52 persen menjadi 6.672,58, dan Nasdaq Composite melemah 404,15 poin atau 1,78 persen menjadi 22.311,98.