sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Wall Street Dibuka Menguat Ditopang Data Inflasi dan Kinerja Bank Besar

Market news editor Nia Deviyana
15/07/2026 22:42 WIB
Kinerja yang kuat dari bank-bank besar dalam dua hari berturut-turut ikut menjaga sentimen positif pada musim laporan keuangan kuartal kedua.
Wall Street Dibuka Menguat Ditopang Data Inflasi dan Kinerja Bank Besar. Foto: iNews Media Group.
Wall Street Dibuka Menguat Ditopang Data Inflasi dan Kinerja Bank Besar. Foto: iNews Media Group.

Data tersebut menambah indikasi bahwa tekanan inflasi mulai mereda sebelum meningkatnya kembali konflik di Timur Tengah. Laporan ini menyusul data inflasi konsumen yang dirilis Selasa, yang juga lebih rendah dari perkiraan dan mengurangi ekspektasi bahwa Federal Reserve akan segera kembali menaikkan suku bunga.

Para pelaku pasar kini memperkirakan sekitar 12 persen peluang Federal Reserve menaikkan suku bunga sebesar 0,25 persen pada pertemuan berikutnya. Angka ini turun tajam dari hampir 41 persen sebelum data inflasi konsumen (CPI) dirilis, berdasarkan alat FedWatch milik CME.

Hari Rabu juga merupakan hari kedua Ketua Federal Reserve Kevin Warsh memberikan pandangannya di hadapan Kongres. Pada Selasa, Warsh mengatakan kepada para anggota parlemen bahwa satu kali rilis data saja belum cukup untuk menyatakan bahwa inflasi benar-benar terkendali.

Perhatian investor juga masih tertuju pada ketegangan geopolitik setelah Amerika Serikat memulai gelombang baru serangan terhadap Iran usai kembali memberlakukan blokade laut terhadap pelabuhan-pelabuhannya.

(NIA DEVIYANA)

Halaman : 1 2 3 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement