sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Wall Street Dibuka Menguat usai AS-Iran Hentikan Serangan

Market news editor Rahmat Fiansyah
29/06/2026 21:52 WIB
Bursa saham Amerika Serikat (AS) dibuka menguat pada perdagangan Senin (29/6/2026) seiring meredanya ketegangan antara AS dan Iran.
Bursa saham Amerika Serikat (AS) dibuka menguat pada perdagangan Senin (29/6/2026) seiring meredanya ketegangan antara AS dan Iran. (Foto: FT)
Bursa saham Amerika Serikat (AS) dibuka menguat pada perdagangan Senin (29/6/2026) seiring meredanya ketegangan antara AS dan Iran. (Foto: FT)

Delapan dari sebelas sektor utama S&P 500 berada di zona hijau. Sektor layanan komunikasi memimpin penguatan dengan kenaikan 2,6 persen, didorong lonjakan saham Comcast sebesar 9,8 persen setelah perusahaan mengumumkan rencana memisahkan NBCUniversal dan Sky menjadi perusahaan publik independen melalui skema spin-off bebas pajak.

Di sisi lain, investor mulai mengalihkan perhatian ke musim laporan keuangan kuartal II-2026 yang akan dimulai dalam beberapa pekan mendatang. 

Chief U.S. Equity Strategist Goldman Sachs, Ben Snider menilai periode tersebut akan menjadi penentu arah pergerakan pasar berikutnya setelah reli S&P 500 selama setahun terakhir ditopang pertumbuhan laba emiten. Menurutnya, kenaikan 21 persen S&P 500 dalam 12 bulan terakhir sepenuhnya didorong oleh pertumbuhan laba perusahaan. 

"Musim laporan keuangan kuartal II-2026 akan menjadi katalis penting bagi arah pergerakan pasar selanjutnya," katanya.

Pasar juga masih dibayangi kekhawatiran terhadap besarnya belanja kecerdasan buatan (AI) yang sebelumnya memicu aksi jual saham teknologi. Namun pada perdagangan Senin, sektor teknologi kembali menguat 0,8 persen dan berpeluang mengakhiri tren pelemahan selama lima sesi berturut-turut.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement