Imbal hasil obligasi Treasury tenor 30 tahun turun dari level tertingginya sejak 2007 setelah Departemen Keuangan AS mengumumkan akan melipatgandakan skala operasi pembelian kembali (buyback) untuk mendukung likuiditas obligasi berjangka waktu panjang, sehingga meningkatkan selera risiko investor. Imbal hasil tersebut terakhir berada di angka 5,209 persen.
"Sebagian besar perusahaan teknologi dinilai terutama berdasarkan ekspektasi laba masa depan; ketika suku bunga merangkak naik, nilai ekspektasi tersebut menurun dan harga sahamnya pun ikut turun," ujar Manajer Portofolio Senior Dakota Wealth Robert Pavlik.
Selain itu, para investor juga mencermati laporan laba kuartalan dari perusahaan ritel untuk mendapatkan gambaran mengenai kondisi daya beli konsumen AS.
Perusahaan ritel acuan Walmart dijadwalkan untuk melaporkan laba kuartalannya pada hari ini, Kamis.