sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Wall Street Dibuka Tak Bergairah di Tengah Pulihnya Harga Emas dan Perak

Market news editor Dhera Arizona Pratiwi
02/02/2026 22:09 WIB
Indeks utama bursa saham Amerika Serikat (AS), Wall Street dibuka lebih rendah pada Senin (2/2/2026) waktu setempat.
Wall Street Dibuka Tak Bergairah di Tengah Pulihnya Harga Emas dan Perak. (Foto Istimewa)
Wall Street Dibuka Tak Bergairah di Tengah Pulihnya Harga Emas dan Perak. (Foto Istimewa)

Selain itu, sentimen lainnya yakni investor masih mempertimbangkan Kevin Warsh, calon Ketua Federal Reserve pilihan Presiden AS Donald Trump, dalam menangani suku bunga acuan.

Pencalonan Warsh membutuhkan persetujuan Senat. Namun, pasar keuangan khawatir The Fed mungkin kehilangan sebagian independensinya karena Trump, yang telah mendorong keras untuk lebih banyak dan lebih cepat penurunan suku bunga. Kekhawatiran itu telah membantu melambungkan harga emas dan melemahkan nilai dolar AS selama setahun terakhir.

“Orang-orang tidak diberikan kunci bank sentral terkuat di dunia karena mereka berencana untuk mengemudi ke arah yang berlawanan dengan orang-orang yang memberikan kunci tersebut kepada mereka,” kata SPI Asset Management Stephen Innes dalam sebuah pernyataannya.

Ketua The Fed memiliki pengaruh besar pada ekonomi dan pasar di seluruh dunia dengan membantu menentukan ke mana bank sentral AS akan menggerakkan suku bunga. Hal itu memengaruhi harga untuk semua jenis investasi, karena The Fed berusaha menjaga pasar kerja AS tetap berjalan lancar tanpa membiarkan inflasi lepas kendali.

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement