IDXChannel - Wall Street ditutup menguat pada Senin (5/1/2026) waktu setempat dengan lonjakan saham sektor keuangan mendorong Dow Jones Industrial Average ke rekor tertinggi sepanjang masa. Saham-saham energi ikut melonjak setelah serangan militer Amerika Serikat (AS) berujung penangkapan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro.
Melansir Investing, Indeks S&P 500 naik 0,64 persen dan ditutup di 6.902,05. Nasdaq menguat 0,69 persen ke 23.395,82, sedangkan Dow naik 1,23 persen ke 48.977,18.
Investor bertaruh, langkah Washington terhadap kepemimpinan Venezuela akan membuka akses bagi perusahaan-perusahaan AS ke cadangan minyak terbesar di dunia itu. Pemerintahan Presiden AS Donald Trump berencana bertemu dengan para eksekutif perusahaan minyak AS pekan ini untuk membahas peningkatan produksi Venezuela.
Indeks energi S&P 500 naik 2,7 persen ke level tertinggi sejak Maret 2025, dengan saham-saham besar seperti Exxon Mobil dan Chevron sama-sama melonjak.
Pada produsen senjata, saham Lockheed Martin dan General Dynamics naik, sementara indeks dirgantara dan pertahanan S&P 500 mencetak rekor tertinggi baru.
"Saham energi benar-benar diuntungkan oleh ekspektasi bahwa Trump berniat mendorong mereka untuk berinvestasi lebih besar di Venezuela dan pada akhirnya menghasilkan lebih banyak keuntungan,” ujar senior investment strategist di U.S. Bank Wealth Management, Seattle, Rob Haworth.
Saham Tesla naik 3,1 persen setelah mengalami tujuh sesi penurunan berturut-turut. Sementara itu, Nvidia turun 0,4 persen dan Apple melemah 1,4 persen.