Kelegaan ini memberi kepercayaan diri bagi investor untuk kembali membeli saham-saham teknologi yang sempat terkoreksi tajam pada Februari dan kini dinilai relatif murah dibanding beberapa pekan lalu.
"Kombinasi faktor tersebut memberi pasar sedikit optimisme, yang akan diuji dalam beberapa minggu ke depan. Saatnya bersikap realistis dan tidak terbawa suasana, baik terlalu optimistis maupun terlalu pesimistis," ujar Awad.
Sejumlah negara di Timur Tengah sementara menghentikan produksi minyak dan gas, sementara AS tengah mempertimbangkan perluasan kampanye militernya di dalam wilayah Iran.
(NIA DEVIYANA)