sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Wall Street Ditutup Menguat Usai Trump Beri Sinyal Akhiri Perang Timur Tengah

Market news editor Nia Deviyana
02/04/2026 06:13 WIB
Saham-saham teknologi besar menguat, dengan Alphabet naik 3,4 persen, sementara Meta Platforms dan Amazon masing-masing naik lebih dari 1 persen.
Wall Street Ditutup Menguat Usai Trump Beri Sinyal Akhiri Perang Timur Tengah. Foto: AP.
Wall Street Ditutup Menguat Usai Trump Beri Sinyal Akhiri Perang Timur Tengah. Foto: AP.

IDXChannel - Indeks utama Wall Street ditutup menguat pada Rabu (1/4/2026) didorong kenaikan signifikan saham Alphabet dan sejumlah saham berkapitalisasi besar lainnya, setelah Presiden AS Donald Trump mengisyaratkan akhir konflik di Timur Tengah mungkin sudah dekat.

AS akan “segera keluar dari Iran” dan bisa kembali melakukan “serangan terbatas” jika diperlukan, ujar Trump kepada Reuters, beberapa jam sebelum dia dijadwalkan menyampaikan pidato kepada publik terkait perang tersebut.

Melansir Reuters, Indeks S&P 500 naik 0,72 persen ke level 6.575,32 poin. Nasdaq naik 1,16 persen ke 21.840,95 poin, sementara Dow Jones Industrial Average menguat 0,48 persen ke 46.565,74 poin.

Saham-saham teknologi besar menguat, dengan Alphabet naik 3,4 persen, sementara Meta Platforms dan Amazon masing-masing naik lebih dari 1 persen.

Wall Street telah menguat selama dua hari berturut-turut di mana investor berspekulasi bahwa perang AS dan Israel versus Iran akan segera berakhir. Harga energi melonjak dalam sebulan terakhir, memicu kekhawatiran inflasi global, karena konflik mengganggu aliran minyak melalui Selat Hormuz.

Dengan kenaikan pada Rabu, indeks S&P 500 masih mencatatkan penurunan sekitar 4 persen sepanjang 2026. Indeks tersebut diperdagangkan di bawah 20 kali estimasi laba, menjadi valuasi terendah dalam 10 bulan terakhir menurut data LSEG.

Indeks semikonduktor PHLX (.SOX) melonjak 2,82 persen, mencatat kenaikan untuk hari kedua berturut-turut.

SpaceX secara rahasia mengajukan dokumen untuk penawaran umum perdana (IPO), menurut sumber yang mengetahui hal tersebut, sehingga mendorong saham-saham sektor antariksa naik.

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement