AALI
9450
ABBA
278
ABDA
6050
ABMM
2490
ACES
720
ACST
174
ACST-R
0
ADES
6125
ADHI
755
ADMF
8150
ADMG
174
ADRO
3150
AGAR
312
AGII
2340
AGRO
840
AGRO-R
0
AGRS
116
AHAP
95
AIMS
252
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1530
AKRA
1215
AKSI
268
ALDO
750
ALKA
288
ALMI
298
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/11 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
542.41
1.11%
+5.93
IHSG
7160.39
1.05%
+74.15
LQ45
1018.33
1.04%
+10.53
HSI
20082.43
2.41%
+471.59
N225
0.00
-100%
-27999.96
NYSE
0.00
-100%
-15264.79
Kurs
HKD/IDR 160
USD/IDR 14,765
Emas
848,754 / gram

Wall Street Ditutup Rebound di Awal Juli 2022, Dow Jones Naik 1 Persen

MARKET NEWS
Dinar Fitra Maghiszha
Sabtu, 02 Juli 2022 09:13 WIB
Departemen Tenaga Kerja AS juga dijadwalkan akan merilis sejumlah data.
Wall Street Ditutup Rebound di Awal Juli 2022, Dow Jones Naik 1 Persen (FOTO:MNC Media)
Wall Street Ditutup Rebound di Awal Juli 2022, Dow Jones Naik 1 Persen (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Pada perdagangan akhir pekan, Jumat (1/7/2022) tiga indeks utama Wall Street ditutup rebound waktu setempat. Kenaikan ini terjadi saat pasar memasuki musim pelaporan pendapatan keuangan perusahaan pada kuartal II-2022.

Berdasarkan data perdagangan, dikutip Sabtu (2/7/2022), Dow Jones Industrial Average (DJI) naik 1,05% atau 321,83 poin di 31.097,26, Nasdaq (IXIC) tumbuh 0,90% di 11.127,84, dan S&P 500 (SPX) menguat 1,06%, 3.825,33.

Saham sektor konsumen melonjak 2% yang cukup membantu pasar keluar dari teritori negatif setelah sebelumnya tertekan akibat sentimen kenaikan suku bunga Federal Reserve Amerika Serikat. Sedangkan, sektor teknologi tampak masih berkinerja buruk di antara sektor-sektor lainnya.

"Kita sedang menuju liburan akhir pekan dan bursa mencatatkan rebound di akhir pekan," kata Joseph Sroka, kepala investasi di NovaPoint di Atlanta, dikutip dari Reuters, Sabtu (2/7/2022).

"Tapi kita mungkin harus menunggu sampai investor kembali dari liburan untuk melihat seberapa besar kenaikan ini di awal kuartal baru." ujarnya.

Memasuki paruh kedua tahun ini, para pelaku pasar mulai mencermati musim pendapatan kuartal II-2022 dari seluruh emiten.

Data Revinitiv mencatat musim pelaporan keuangan dimulai dalam beberapa minggu. Adapun 130 perusahaan di bursa S&P 500 telah mengumumkan sebelumnya. Dari total tersebut, terdapat 45 perusahaan yang mencatatkan kinerja positif, sedangkan 77 lainnya negatif,.

Departemen Tenaga Kerja AS juga dijadwalkan akan merilis sejumlah data. Adapun pertemuan Fed di bulan Juli ini juga dapat menjadi pertimbangan pasar untuk menilai seberapa besar langkah mereka dalam mengantisipasi lonjakan inflasi.

Sejumlah analis menilai Fed akan memikirkan untuk memangkas persentase poin suku bunganya apabila upaya kenaikan -yang akhir-akhir ini diluncurkan- justru membawa potensi resesi di kuartal II-2022.

"The Fed perlu melihat lebih banyak data untuk mengubah pikirannya tentang kenaikan suku bunga lebih lanjut," kata Tim Ghriskey, ahli strategi portofolio senior Ingalls & Snyder di New York.

"Masih ada banyak ketidakpastian tentang ekonomi dan inflasi meskipun ada tanda-tanda awal bahwa inflasi mungkin telah mencapai puncaknya," pungkas Ghriskey.

(SAN)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD