sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Wall Street Kompak Menguat, Pasar Kurangi Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga Fed

Market news editor Rahmat Fiansyah
04/09/2026 06:15 WIB
Bursa saham Amerika Serikat (AS) ditutup kompak menguat lebih dari 1 persen pada perdagangan Kamis (3/9/2026).
Bursa saham Amerika Serikat (AS) ditutup kompak menguat lebih dari 1 persen pada perdagangan Kamis (3/9/2026). (Foto: iNews Media Group)
Bursa saham Amerika Serikat (AS) ditutup kompak menguat lebih dari 1 persen pada perdagangan Kamis (3/9/2026). (Foto: iNews Media Group)

“Komentar dari Gubernur The Fed Waller memberikan dorongan luas bagi pasar secara keseluruhan,” kata Senior Investment Director U.S. Bank Wealth Management, Bill Northey.

Dari sisi ekonomi, sejumlah data yang dirilis Kamis menunjukkan kondisi yang relatif positif. Klaim pengangguran berada di level rendah, sementara aktivitas sektor jasa mengalami percepatan. Namun, harga input sektor jasa mencapai level tertinggi sejak Oktober 2022 dan defisit perdagangan internasional AS melebar 24,4 persen.

Perhatian investor selanjutnya tertuju pada laporan ketenagakerjaan AS yang akan dirilis Departemen Tenaga Kerja pada Jumat (4/9/2026). Ekonomi AS diperkirakan menciptakan 56.000 lapangan kerja pada Agustus, sementara tingkat pengangguran diproyeksikan tetap di 4,1 persen.

Dow Jones Industrial Average naik 624,16 poin atau 1,18 persen menjadi 53.686,11. S&P 500 menguat 81,11 poin atau 1,06 persen menjadi 7.747,71, sedangkan Nasdaq Composite naik 366,23 poin atau 1,40 persen menjadi 26.584,06.

Di antara 11 sektor utama S&P 500, sektor consumer discretionary mencatat kenaikan terbesar, sedangkan sektor energi menjadi yang tertinggal. Saham Nvidia naik 1,8 persen setelah mengumumkan rencana mengakuisisi platform pengembang Hugging Face senilai USD12,9 miliar. 

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement