Keberadaan Warsh sempat memicu gejolak pasar setelah pertemuan pada Juli hanya memberikan sedikit isyarat mengenai respons pembuat kebijakan jika inflasi tetap tinggi secara persisten.
Dengan dirilisnya data pengeluaran konsumsi pribadi Juli serta laporan pertumbuhan ekonomi AS menjelang simposium tersebut, investor akan mendapatkan gambaran terkini mengenai inflasi dan momentum ekonomi yang dapat mengubah ekspektasi suku bunga.
Pasar kini memperhitungkan adanya peluang kenaikan suku bunga sebesar 35 persen, dengan probabilitas yang meningkat menjadi 66 persen pada Desember 2026.
(Dhera Arizona)