sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Wall Street Rebound, Lonjakan Imbal Hasil Obligasi dan Ketegangan Geopolitik Masih Membayangi

Market news editor Dhera Arizona Pratiwi
21/08/2026 21:53 WIB
Wall Street dibuka menguat pada perdagangan Jumat (21/8/2026) waktu setempat, setelah mengalami tekanan hebat di sesi sebelumnya.
Wall Street Rebound, Lonjakan Imbal Hasil Obligasi dan Ketegangan Geopolitik Masih Membayangi. (Foto Istimewa)
Wall Street Rebound, Lonjakan Imbal Hasil Obligasi dan Ketegangan Geopolitik Masih Membayangi. (Foto Istimewa)

Sebagian besar saham mega cap dan growth stocks menguat, dengan Meta dan Tesla masing-masing naik lebih dari 1 persen.

Saham teknologi diperkirakan mencatat kinerja lebih buruk dibandingkan sektor lain pekan ini, tertekan oleh lonjakan imbal hasil obligasi pemerintah AS atau treasury tenor panjang. Kekhawatiran mengenai utang pemerintah yang membengkak, biaya pendanaan yang lebih tinggi, dan ketakutan akan inflasi yang persisten telah mendorong imbal hasil obligasi Treasury tenor 30 tahun ke level tertinggi dalam 19 tahun pada Selasa.

Pengumuman Menteri Keuangan AS Scott Bessent pada Kamis, bahwa pemerintah dapat meningkatkan pembelian kembali (buyback) obligasi Treasury setelah intervensi tak terduga pada Rabu, memberikan sentimen positif sesaat.

Direktur Pelaksana Arca Paul Stanley mengatakan, pasar obligasi yang masif tersebut mencerminkan ekspektasi ekonomi yang lebih kuat dan inflasi yang lebih tinggi, sehingga dampak positif tersebut hanya bersifat sementara.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement