sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Wall Street Rebound, Lonjakan Imbal Hasil Obligasi dan Ketegangan Geopolitik Masih Membayangi

Market news editor Dhera Arizona Pratiwi
21/08/2026 21:53 WIB
Wall Street dibuka menguat pada perdagangan Jumat (21/8/2026) waktu setempat, setelah mengalami tekanan hebat di sesi sebelumnya.
Wall Street Rebound, Lonjakan Imbal Hasil Obligasi dan Ketegangan Geopolitik Masih Membayangi. (Foto Istimewa)
Wall Street Rebound, Lonjakan Imbal Hasil Obligasi dan Ketegangan Geopolitik Masih Membayangi. (Foto Istimewa)

"Ini merupakan satu lagi faktor kekhawatiran bagi pasar, namun pada akhirnya, pasar kemungkinan akan kembali fokus pada potensi AI dan bagaimana perusahaan memanfaatkan peningkatan produktivitas ini untuk mendorong laba," ujarnya.

Perhatian kini akan beralih ke data pengeluaran konsumsi pribadi atau personal consumption expenditures pada pekan depan yang merupakan indikator inflasi pilihan Federal Reserve AS, menyusul data inflasi yang moderat pekan lalu yang meredam spekulasi mengenai kenaikan suku bunga bank sentral dalam waktu dekat.

Pidato pejabat The Fed Kevin Warsh, di simposium Jackson Hole juga akan dicermati oleh para investor. Kemudian, Nvidia dijadwalkan melaporkan kinerja keuangan kuartalan pekan depan dalam ujian berikutnya bagi tren perdagangan saham terkait kecerdasan buatan (AI).

Indeks S&P 500 mencatatkan empat rekor tertinggi baru dalam 52 minggu dan dua rekor terendah baru, sedangkan indeks Nasdaq Composite mencatat 34 rekor tertinggi baru dan 33 rekor terendah baru.

(Dhera Arizona)

Halaman : 1 2 3 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement