sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Wall Street Reli Pemulihan Setelah Aksi Jual Besar-besaran di Sektor AI

Market news editor Dhera Arizona Pratiwi
06/11/2026 23:30 WIB
Saham-saham di Wall Street sebagian besar menguat pada pembukaan perdagangan, Jumat (6/11/2026), berbalik arah setelah nilai pasar saham global sempat anjlok.
Wall Street Reli Pemulihan Setelah Aksi Jual Besar-besaran di Sektor AI. (Foto Istimewa)
Wall Street Reli Pemulihan Setelah Aksi Jual Besar-besaran di Sektor AI. (Foto Istimewa)

Indeks Semikonduktor Philadelphia naik 4 persen setelah sempat mengalami penurunan harian terdalam sejak April 2025. Saham Nvidia naik 4 persen, pulih setelah mencatatkan hari terburuknya sejak Januari 2025; periode di mana kemunculan model AI murah asal Tiongkok, DeepSeek, sempat mengguncang pasar.

Produsen chip besar lainnya, termasuk AMD, Intel, Broadcom, dan Micron Technology, mencatat kenaikan antara 2 persen hingga 10 persen. Saham Tesla dan SpaceX milik Elon Musk juga masing-masing naik 5 persen dan 7 persen, setelah sempat melemah di awal minggu ini.

"Sebagian besar gangguan terhadap pengembangan AI kemungkinan tidak akan benar-benar terjadi; ketidakpastian ini lebih disebabkan oleh transisi pemerintahan dari yang dipimpin Partai Republik ke Partai Demokrat tidak hanya di tingkat federal, tetapi juga di tingkat negara bagian dan lokal," ujar Presiden sekaligus Manajer Portofolio Sparrow Capital Management, Gerry Sparrow.

Pergerakan pasar ini sangat kontras dengan kondisi di belahan dunia lain. Indeks STOXX 600 di Eropa turun 1,36 persen. Di Asia, indeks Nikkei Jepang dan KOSPI Korea Selatan masing-masing anjlok sekitar 6 persen. Bagi Nikkei, seperti halnya Wall Street pada hari sebelumnya; ini merupakan penurunan harian terbesar sejak kepanikan pasar akibat kebijakan tarif perdagangan Liberation Day dari Presiden AS Donald Trump pada April 2025.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement