AALI
9975
ABBA
400
ABDA
0
ABMM
1450
ACES
1305
ACST
230
ACST-R
0
ADES
2950
ADHI
1025
ADMF
7700
ADMG
210
ADRO
1700
AGAR
340
AGII
1600
AGRO
2130
AGRO-R
0
AGRS
177
AHAP
65
AIMS
486
AIMS-W
0
AISA
208
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
860
AKRA
3970
AKSI
416
ALDO
1020
ALKA
244
ALMI
246
ALTO
280
Market Watch
Last updated : 2021/11/30 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
497.28
-2.19%
-11.12
IHSG
6533.93
-1.13%
-74.36
LQ45
930.98
-2.07%
-19.70
HSI
-74.94
-100.31%
-23927.18
N225
346.43
-98.78%
-27937.49
NYSE
59.11
-99.64%
-16565.76
Kurs
HKD/IDR 1,834
USD/IDR 14,318
Emas
825,609 / gram

Waskita Beton Precast (WSBP) Ekspor Perdana Spun Pile ke Myanmar

MARKET NEWS
Intan Rakhmayanti Dewi
Selasa, 12 Oktober 2021 12:31 WIB
Entitas anak usaha PT Waskita Karya (Persero), PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) berhasil meraih kontrak baru dalam proyek pelabuhan Myanmar.
Entitas anak usaha PT Waskita Karya (Persero), PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) berhasil meraih kontrak baru dalam proyek pelabuhan Myanmar. (Foto:MNC Media)
Entitas anak usaha PT Waskita Karya (Persero), PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) berhasil meraih kontrak baru dalam proyek pelabuhan Myanmar. (Foto:MNC Media)

IDXChannel - Entitas anak usaha PT Waskita Karya (Persero), PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) berhasil meraih kontrak baru dalam proyek pelabuhan atau Thilawa Shipyard di Myanmar.

Emiten pun akan mengekspor secara perdana produk Spun Pile K-800/ PHC Pile atau Pretensioned Spun High strength Concrete Piles dengan panjang 10-15 meter, PHC Piles 17.729 meter dengan 1.580 batang ke negara setempat. Saat ini, manajemen telah melakukan seremonial pengiriman produk secara perdana. 

"Memasuki pertengahan Oktober 2021, Waskita Beton Precast melakukan seremonial pengiriman perdana ekspor produk Spun Pile K-800/ PHC Pile 

atau Pretensioned Spun High strength Concrete Piles dengan panjang 10-15 meter PHC Piles sebanyak 17.729 m (1.580 batang). Produk ini disuplai untuk oroyek pelabuhan atau Thilawa Shipyard di Myanmar," ujar Direktur Utama WBP, Moch Cholis Prihanto, Selasa (2/10/2021). 

Seremonial ekspor sendiri dilakukan di Plant Bojonegara. Cholis menyebut, seremonial tersebut menjadi kebanggaan karena perusahaan berhasil meraih kontrak proyek di luar negeri. Bahkan, ini menjadi bukti bahwa perusahaan mampu menghasilkan produk-produk precast yang memenuhi standar internasional.

“Plant Bojonegara nantinya akan menjadi center of gravity dan garda terdepan untuk mewujudukan cita-cita perusahaan dalam mengembangkan pasar internasional, khususnya di Kawasan Asia Tenggara,” katanya. 

Hal ini didukung lokasi Plant Bojonegara yang strategis di wilayah Banten, dimana, menajdi plant terbesar dengan kapasitas produksi sebesar 475.000 ton per tahunnya. Ke depannya, plant ini akan memiliki dermaga sendiri sehingga memudahkan dan memperlancar proses pengiriman produk melalui jalur laut.

“Proyek ini akan menjadi milestone awal kiprah WBP di pasar luar negeri khususnya Asia Tenggara,” ungkap Bambang. 

Melalui dukungan dari sumber daya yang mumpuni dan program transformasi bisnis yang telah disusun, lanjut Cholis, perusahaan akan memperkuat komitmen guna mendukung program strategis pemerintah, khususnya dalam meningkatkan volume ekspor produk Indonesia dan penetrasi pasar internasional. 

Dia optimis, ke depannya perusahaan terus menyusun strategi untuk menjangkau pasar eksternal dengan melakukan kemitraan dengan holding dan kolaborasi dengan kontraktor atau precaster internasional. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD