sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Waskita (WSKT) Rugi Rp1,92 Triliun pada Semester I-2026, Tersedot Beban Konstruksi dan Utang

Market news editor Rahmat Fiansyah
16/07/2026 10:45 WIB
PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) mencatat  kinerja negatif selama Januari-Juni 2026 dengan membukukan rugi bersih Rp1,92 triliun.
PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) mencatat  kinerja negatif selama Januari-Juni 2026 dengan membukukan rugi bersih Rp1,92 triliun. (Foto: Ist)
PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) mencatat  kinerja negatif selama Januari-Juni 2026 dengan membukukan rugi bersih Rp1,92 triliun. (Foto: Ist)

Dari sisi bottom line, rugi bersih Waskita mencapai Rp1,92 triliun, membaik dibandingkan semester I-2026 yang sebesar Rp2,31 triliun. Rugi per saham juga turun dari -Rp80,17 menjadi -Rp66,57.

Waskita juga mengalami tekanan arus kas (cashflow), tercermin dari arus kas dari aktivitas operasi yang minus Rp1,5 triliun, memburuk dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya negatif Rp1,26 triliun.

Hal ini disebabkan oleh tingginya pengeluaran kas kepada pemasok yang naik hampir dua kali lipat menjadi Rp4,68 triliun, seiring kenaikan pendapatan dan beban proyek, terutama bahan baku dan subkontraktor. Adapun pengeluaran untuk karyawan dan direksi relatif stagnan sebsar Rp403,8 miliar.

Sementara itu, posisi kas dan setara kas Waskita tercatat sebesar Rp2,61 triliun, turun 41 persen dibandingkan akhir 2025 yang sebesar Rp4,41 triliun. Di samping untuk membiayai operasional, penurunan kas juga disebabkan oleh pembayaran beban keuangan Rp723,55 miliar dan pokok utang bank sebesar Rp580,46 miliar.

Sebagai informasi, Waskita terus melakukan divestasi aset untuk memperbaiki arus kas di tengah keputusan pemerintah mencabut rencana Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp3 triliun. Baru-baru ini, perseroan melepas ruas tol Cimanggis-Cibitung sekitar Rp3,28 triliun.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement