AALI
9300
ABBA
290
ABDA
0
ABMM
2460
ACES
745
ACST
184
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
800
ADMF
8175
ADMG
176
ADRO
3250
AGAR
298
AGII
2250
AGRO
770
AGRO-R
0
AGRS
111
AHAP
100
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
158
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1555
AKRA
1185
AKSI
280
ALDO
730
ALKA
292
ALMI
308
ALTO
192
Market Watch
Last updated : 2022/08/19 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
544.69
-0.42%
-2.31
IHSG
7172.43
-0.2%
-14.12
LQ45
1022.99
-0.33%
-3.35
HSI
19773.03
0.05%
+9.12
N225
28930.33
-0.04%
-11.81
NYSE
0.00
-100%
-15734.11
Kurs
HKD/IDR 180
USD/IDR 14,820
Emas
835,878 / gram

Waspada! Ketegangan Politik AS-China Bisa Jadi Sentimen Negatif

MARKET NEWS
Anggie Ariesta
Kamis, 04 Agustus 2022 09:48 WIB
Atensi geopolitik antara China dan Amerika Serikat akibat kedatangan Ketua DPR AS Nancy Pelosi ke Taiwan, cukup menjadi sentimen negatif ke market domestik.
Waspada! Ketegangan Politik AS-China Bisa Jadi Sentimen Negatif (Foto: MNC Media)
Waspada! Ketegangan Politik AS-China Bisa Jadi Sentimen Negatif (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Atensi geopolitik antara China dan Amerika Serikat akibat kedatangan Ketua DPR AS Nancy Pelosi ke Taiwan, cukup menjadi sentimen negatif ke market domestik hari ini.

Head of Research Henan Putihrai Sekuritas, Robertus Hardy mengatakan tidak bisa dipungkiri pergerakan market global maupun regional pagi ini atau semalam menunjukkan tanda-tanda rebound yang cukup positif.

"Ini juga diperkirakan bisa mempengaruhi sentimen positif juga di dalam negeri terhadap IHSG, karena kemarin-kemarin cenderung mix sentimennya karena ada ketegangan geopolitik dianggap bahwa Amerika memerdekakan Taiwan sementara China juga mulai merencanakan beberapa aksi yang mengkhawatirkan jika terjadi," jelas Robertus dalam Power Breakfast IDX, Kamis (4/8/2022).

Menurut Robertus, diperkirakan penguatan akan terus berlanjut, mungkin juga sentimen geopolitik ini akan menjadi suatu perhatian bagi semester kedepannya. "Dan jangan lupa ada data mengenai inflasi yang kita tahu ini masih berjuang dalam situasi ekonomi dengan pengetatan moneter yang dilakukan The Fed apakah berhasil," katanya.

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD