Infeksi NiV memiliki spektrum luas. Bisa tanpa gejala (asimtomatik), hingga gejala gangguan pernapasan ringan hingga berat, hingga ke gejala fatal seperti enchepalitis (radang otak).
Pasien perlu waspada jika dia memiliki riwayat kontak atau belum lama ini berkunjung ke daerah endemis. Berikut ini adalah gejala-gejala awal yang patut dicermati:
- Demam tinggi
- Sakit kepala
- Nyeri otot
- Muntah
- Sakit tenggorokan
- Tidak enak badan (malaise)
Gejala lanjutan (fase neurologis/ensefalitis) yang harus diwaspadai:
- Mengantuk
- Disorientasi atau kebingungan mental
- Pusing
- Kejang
- Penurunan kesadaran (dapat berlanjut koma dalam 24-48 jam)
- Tanda-tanda encephalitis akut
Departemen Kesehatan Hong Kong mencatat di antara para pasien yang berhasil selamat dari encephalitis akut saat terjangkit infeksi NiV, sekitar 20 persen di antaranya mengalami masalah syaraf persisten.
Selain itu pasien infeksi NiV juga bisa mengalami gejala pernapasan seperti batuk dan sakit tenggorokan, lalu sulit bernafas dan terkadang bisa berkembang menjadi pnemonia akut. Infeksi NiV juga berisiko pada komplikasi jangka panjang seperti kejang berulang dan defisit neurologis.
Itulah informasi singkat tentang apa itu virus Nipah.
(Nadya Kurnia)