AALI
9700
ABBA
286
ABDA
7375
ABMM
1380
ACES
1340
ACST
190
ACST-R
0
ADES
3400
ADHI
825
ADMF
7550
ADMG
194
ADRO
2230
AGAR
344
AGII
1435
AGRO
1345
AGRO-R
0
AGRS
167
AHAP
69
AIMS
372
AIMS-W
0
AISA
179
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1140
AKRA
785
AKSI
845
ALDO
1485
ALKA
346
ALMI
278
ALTO
270
Market Watch
Last updated : 2022/01/19 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
502.22
-0.66%
-3.34
IHSG
6591.98
-0.33%
-22.08
LQ45
938.61
-0.66%
-6.20
HSI
24127.85
0.06%
+15.07
N225
27467.23
-2.8%
-790.02
NYSE
0.00
-100%
-17219.06
Kurs
HKD/IDR 1,842
USD/IDR 14,369
Emas
837,003 / gram

ASI Disebut Ampuh Atasi Infeksi Covid-19, Cek Penjelasan Dokter Ahli

MILENOMIC
Tim IDXChannel
Senin, 05 Juli 2021 12:49 WIB
Penelitian yang dilakukan Emma Children's Hospital of Amsterdam menyebutkan ASI dari ibu yang sudah terpapar Covid-19 bisa melindungi anak dari infeksi.
ASI Disebut Ampuh Atasi Infeksi Covid-19, Cek Penjelasan Dokter Ahli (Dok.Okezone)
ASI Disebut Ampuh Atasi Infeksi Covid-19, Cek Penjelasan Dokter Ahli (Dok.Okezone)

IDXChannel - Penelitian yang dilakukan Emma Children's Hospital of Amsterdam dan beberapa lembaga lainnya di Belanda ini menyebutkan ASI melindungi anak-anak yang baru lahir dari infeksi pernapasan dikarenakan di dalam ASI ada antibodi. Penelitian ini dilakukan pada 30 ibu menyusui yang telah pulih dari infeksi Covid-19.

"Kami tahu ASI melindungi anak-anak yang baru lahir dari infeksi pernapasan. Ini karena di dalam ASI ada antibodi. Dengan menyusui, ibu memberikan antibodi sendiri kepada anaknya," kata dr. Britt Van Keulen dari bank ASI Belanda, Amsterdam, dilansir dari Klikdokter. 

Antibodi adalah protein yang diproduksi sistem kekebalan tubuh sebagai respons terhadap keberadaan zat asing, dan peneliti meyakini protein itu bisa menghancurkan virus Corona.

Antibodi bekerja dengan menempel pada patogen seperti virus corona. Setelah menempel, antibodi akan menandai dan menyebarkan informasi tentang coronavirus ke sel kekebalan tubuh lainnya, seperti sel T, agar bisa dibasmi bersama.

Ketika sudah ditandai dan diketahui informasinya, virus Corona yang kemungkinan bisa menyerang lagi akan dengan mudah dihadang lalu dibunuh oleh sel kekebalan tubuh.

Jumlah dan jenis antibodi yang diberikan kepada bayi juga tergantung pada kekebalan tubuh yang ibu punya.

Kendati demikian, penelitian ini memang masih diperdebatkan secara serius dan masih membutuhkan studi lebih lanjut. 

Menanggapi ini, Health Educator and Communicator KlikDokter.com, dr. Devia Irine Putri mengatakan ASI memang mengandung antibodi dan itu bagus untuk membuat bayi terhindar dari virus corona.

"Kalau ASI, memang mengandung antibodi dari ibu ke bayi yang bisa melawan infeksi virus atau bakteri. Untuk virus corona sendiri sampai saat ini belum ada bukti pastinya," ungkap dr. Devia Irine.

"Namun, karena ASI memang pada dasarnya mengandung antibodi, kemungkinan besar bisa membantu men-support daya tahan tubuh si kecil agar terhindar dari virus corona," jelas dr. Devia menambahkan. 

Badan Kesehatan Dunia (WHO) juga menyerukan para ibu untuk tetap memberikan ASI kepada anaknya di masa pandemi seperti sekarang ini.

Secara tidak langsung, imbauan ini menegaskan pemberian ASI adalah salah satu cara yang dapat dilakukan para ibu agar buah hatinya tetap sehat dan terhindar dari infeksi virus. 

ASI yang dimaksud harus berasal dari wanita menyusui dan sudah pernah terinfeksi COVID-19 sebelumnya. Jika ibu belum pernah terkena, tidak ada antibodi virus corona di dalam ASI-nya.

Peneliti juga percaya ASI yang mengandung antibodi coronavirus ini bisa digunakan untuk serangan virus corona gelombang kedua

Sebab, antibodi pada ASI diyakini dapat menempel pada permukaan selaput lendir (seperti hidung dan mulut) yang menjadi gerbang masuknya virus corona. 

Sementara itu, ada banyak ibu yang khawatir tentang pemberian ASI saat terpapar Covid-19. Menanggapi hal tersebut, menurut dr. Yogi Prawira, Sp.A (K), Konsultan Emergenis dan Rawat Intensif Anak FKUI-RSCM dan Ketua Satgas Covid-19 IDAI, ibu yang terkena covid-19 boleh memberikan ASInya sendiri.

“Walaupun ibu suspect atau sudah terkonfirmasi covid-19, sejauh ini belum ada penelitian yang menyebutkan kalau virus ini ada di air susu ibu,” ungkapnya dalam Live Ngobrol Asik Medcom.id di Instagram.

“Jadi ibu tetap menyusui,” lanjutnya.

Menurut dr. Yogi, agar lebih aman, ibu bisa memerah susu dengan protokol yang tepat yaitu 3M. Ibu perlu menjaga jarak dengan orang lain saat perah, memakai masker, dan mencuci tangan.
“Akan tetapi kalau ada kekhawatiran ketika ibunya batuk-batuk hebat banget. Kalau susuin langsung takut droplet terhirup ke bayinya dan positif, maka salah satu tekniknya dengan ASI perah (ASIP),” jelasnya.

(IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD