AALI
0
ABBA
0
ABDA
0
ABMM
0
ACES
0
ACST
0
ACST-R
0
ADES
0
ADHI
0
ADMF
0
ADMG
0
ADRO
0
AGAR
0
AGII
0
AGRO
0
AGRO-R
0
AGRS
0
AHAP
0
AIMS
0
AIMS-W
0
AISA
0
AISA-R
0
AKKU
0
AKPI
0
AKRA
0
AKSI
0
ALDO
0
ALKA
0
ALMI
0
ALTO
0
Market Watch
Last updated : 2022/01/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
507.30
-0.48%
-2.43
IHSG
6645.05
-0.72%
-48.35
LQ45
948.02
-0.52%
-4.93
HSI
24218.03
-0.68%
-165.29
N225
28333.52
0.74%
+209.24
NYSE
17219.06
-0.23%
-39.94
Kurs
HKD/IDR 1,835
USD/IDR 14,305
Emas
837,181 / gram

Catat! Ini Empat Tips Investasi Emas Bagi Pemula

MILENOMIC
Advenia Elisabeth/MPI
Minggu, 19 Desember 2021 15:23 WIB
Bagi pemula yang ingin mulai berinvestasi, dapat mempertimbangkan emas sebagai portofolio investasi pertama.
Bagi pemula yang ingin mulai berinvestasi, dapat mempertimbangkan emas sebagai portofolio investasi pertama. (Foto: MNC Media)
Bagi pemula yang ingin mulai berinvestasi, dapat mempertimbangkan emas sebagai portofolio investasi pertama. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Dalam dunia investasi, emas sudah dikenal sebagai pilihan instrumen yang paling populer karena dianggap sebagai aset yang lebih aman (safe haven). Tidak hanya itu saja, investasi emas juga mudah dimengerti karena cukup menyimpannya dalam jangka waktu yang panjang sehingga mendapatkan keuntungan dari selisih harga beli dan harga jualnya.

Tahun 2021 akan berakhir dalam belasan hari lagi. Bagi pemula yang ingin mulai berinvestasi, dapat mempertimbangkan emas sebagai portofolio investasi pertama.

Namun, dalam berinvestasi emas tidak semudah yang dibayangkan. Melainkan perlu memperhatikan hal-hal penting sebelum mulai berinvestasi. Hal ini agar investor pemula dapat meraup cuan berlipat.

Melansir dari IndoGold pada Minggu (19/12/2021), terdapat tips-tips berinvestasi emas bagi pemula yang bisa dicermati:

1. Memilih investasi emas dalam bentuk emas logam mulia
Terdapat dua bentuk emas fisik yang paling banyak diminati oleh masyarakat, yakni emas dalam bentuk perhiasan dan emas logam mulia atau emas batangan. Apabila tujuan Anda sepenuhnya untuk berinvestasi, maka emas logam mulia adalah pilihan terbaik. Hal ini dikarenakan harga jual emas perhiasan cenderung lebih rendah dari harga belinya.

2. Memperhatikan harga emas
Seperti diketahui, harga emas dipengaruhi oleh berbagai faktor yakni suku bunga, inflasi, kurs dolar AS dan ketidakpastian kondisi global. Maka, pergerakan emas sangatlah dinamis. Oleh karena itu, sebelum membeli emas, ada baiknya mengetahui harga terbarunya.

Umumnya, saat perekonomian sedang baik, harga emas cenderung mendatar atau bahkan turun. Apabila sebaliknya, maka berpotensi aman bahkan cenderung meningkat. Maka, Anda bisa membeli emas di saat harganya turun.

3. Menjadikan emas sebagai investasi jangka panjang
Dalam investasi emas, terdapat harga jual dan harga beli atau disebut sebagai spread. Maka, baiknya investasi emas dijadikan sebagai investasi jangka panjang, misalnya untuk kebutuhan dana pendidikan atau dana pensiun.

Secara jangka panjang, tentu kita berharap harga emas naik lebih tinggi sehingga mampu menutup selisih harga jual dan harga beli. Menurut Indra, berinvestasi emas disarankan minimal selama lima tahun atau setidaknya 10 tahun.

4. Berinvestasi emas dengan menabung secara rutin
Apabila Anda tidak memiliki dana yang cukup untuk membeli emas setara 1 gram, saat ini terdapat opsi berinvestasi emas dengan cara memiliki tabungan emas di platform digital. Tabungan emas digital memungkinkan Anda menabung emas secara rutin sesuai dengan kemampuan finansial. Lebih lanjut, tabungan tersebut nantinya dapat ditukarkan menjadi emas fisik berupa emas logam mulia.

Tentunya dalam memilih platform digital yang menyediakan tabungan emas, perlu memperhatikan aspek legalitas dari regulator terkait. Salah satu platform digital yang menyediakan tabungan emas digital yang telah terdaftar dan diawasi oleh OJK. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD