sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Kisah Ibu Mekaar Menuju Tanah Suci: PNM Temani Hidup Saya dari Nol Hingga Bisa Sekolahkan Anak

Milenomic editor Shifa Nurhaliza Putri
10/02/2026 10:04 WIB
Pada kloter ini, 101 nasabah PNM Mekaar diberangkatkan dari Sabang hingga Merauke, membawa cerita hidup masing-masing.
Kisah Ibu Mekaar Menuju Tanah Suci: PNM Temani Hidup Saya dari Nol Hingga Bisa Sekolahkan Anak. (Foto: Doc PNM)
Kisah Ibu Mekaar Menuju Tanah Suci: PNM Temani Hidup Saya dari Nol Hingga Bisa Sekolahkan Anak. (Foto: Doc PNM)

IDXChannel – Komitmen untuk terus memberdayakan dan menghargai setiap proses perjalanan hidup nasabah terus diwujudkan melalui berbagai bentuk apresiasi yang paling bermakna bagi PNM yang secara total telah melayani 22,9 juta ibu-ibu prasejahtera di Indonesia. Salah satunya melalui program reward umroh ke Tanah Suci, sebagai penanda atas usaha yang terus diperjuangkan dengan kesabaran dan kepercayaan, melalui dedikasi yang dibangun bertahun-tahun. 

Pada kloter ini, 101 nasabah PNM Mekaar diberangkatkan dari Sabang hingga Merauke, membawa cerita hidup masing-masing, tentang jatuh bangun, doa yang dipanjatkan dalam hening, dan harapan yang terus dijaga hingga hari ini.

Apresiasi ini tidak hadir sebagai peristiwa sesaat, melainkan bagian dari perjalanan proses pemberdayaan. Selain nasabah, insan di dalamnya, yakni para karyawan juga turut mendapatkan ruang penghargaan atas peran dan pengabdian yang dijalani. 

Sebelumnya, pada batch pertama, sebanyak 212 ibu-ibu pengusaha ultra mikro telah lebih dulu diberangkatkan ke Tanah Suci. Sebuah langkah yang menegaskan bahwa apresiasi dimaknai sebagai penghormatan atas proses yang dijaga bersama, bukan sekadar hasil akhir.

Rasa syukur itu salah satunya datang dari Ibu Siti Jumaidah, nasabah PNM Mekaar asal Lamongan. Perjalanan hidupnya yang dimulai dari bekerja serabutan, kini berbuah kebahagiaan dalam mengasuh anak dan menjalani hari dengan lebih optimistik sejak memiliki usaha sendiri. 

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement