Dikutip dari keterangan resmi Gravel, Minggu (13/10/2024), rumah pasif memiliki sejumlah karakteristik yang membedakannya dari bangunan konvensional yakni sebagai berikut:
- Efisiensi Energi Tinggi
Rumah pasif dirancang untuk meminimalkan penggunaan energi aktif, terutama dalam hal pemanas dan pendingin ruangan. Penggunaan panel surya dan sistem ventilasi yang cerdas memastikan kebutuhan energi bangunan sangat rendah.
- Pemanfaatan Sinar Matahari
Lokasi dan orientasi rumah sangat penting. Rumah pasif biasanya dibangun di lokasi yang mendapatkan sinar matahari yang cukup, dengan jendela besar di sisi selatan untuk memaksimalkan pemanasan alami.
- Penggunaan Material Lokal dan Alami
Untuk mengurangi jejak karbon, rumah pasif sering menggunakan bahan bangunan lokal yang ramah lingkungan. Material seperti kayu dan batu lebih disukai, sedangkan penggunaan plastik dan bahan sintetis lainnya dihindari.