IDXChannel—LinkedIn memperkirakan produk rekrutmen berbasis artificial intelligence di platform-nya akan menghasilkan pemasukan sebesar USD450 juta pada tahun depan. Nilai proyeksi ini setara dengan Rp7,82 triliun.
Melansir Reuters (30/4/2026), platform hiring milik Microsoft ini juga mengemukakan bahwa saat ini realisasi sales tahun berjalan tengah menuju angka yang diproyeksikan.
LinkedIn telah meluncurkan dua produk rekrutmen berbasis artificial intelligence untuk dua segmen. Yakni untuk rekrutmen perusahaan besar (korporasi) dan perusahaan kecil (small business).
Dalam hal ini, LinkedIn menyediakan kecerdasan buatan dalam bentuk agen yang mampu menerima instruksi dari staf rekrutmen dan menjalankan perintah sesuai kebutuhan. Agen AI LinkedIn juga mampu menyisir profil kandidat terbaik untuk diproses.
Sebelum peluncurannya, LinkedIn menguji coba agen AI ini selama nyaris satu tahun. Kini LinkedIn mengklaim bahwa produk kecerdasan buatan ini membantu rekruter menghemat tenaga dan waktu.