Sejak saat ini juga, Marjan dianggap sebagai minuman yang identik dengan suguhan khas Ramadan dan hari raya Idul Fitri. Meskipun tidak semua konsumen hanya menyuguhkan Marjan ketika bulan puasa, tetapi juga pada hari-hari normal.
Melansir Indibiz Telkom (27/3), mulai 2010 Marjan mulai memasukkan unsur alur cerita pada iklan-iklan yang ditayangkan pada Ramadan. Seperti tema ‘kumpul bersama teman dan keluarga’ dan ‘pulang mudik.’
Kemudian sejak 2019, Marjan mulai membuat iklan dengan kisah yang terinspirasi dari cerita-cerita rakyat. Pada tahun itu, Marjan menggunakan cerita Timun Mas, lalu pada 2020 Marjan menggunakan cerita Lutung Kasarung dan Purbasari.
Begitu juga dengan tahun-tahun berikutnya. Pada 2021 Marjan menggunakan cerita rakyat Singa Barong dan Kelana (asal-usul reog), lalu menggunakan cerita Dewi Sari pada 2022, dan memperkenalkan Baruna pahlawan penjaga samudra pada 2023.
Karena cerita yang dibawakan mulai lebih kompleks, dengan sinematografi yang makin menarik menggunakan CGI, netizen mulai menyebut iklan Ramadan Marjan sebagai ‘Marjan Cinematic Universe.’