Kombes Daniel menilai tingginya minat peserta pada kategori 21 kilometer menunjukkan semakin berkembangnya budaya lari jarak jauh di Indonesia, khususnya di wilayah Sumatera.
“Tahun ini komposisi peserta cukup menarik karena tidak hanya didominasi kategori rekreasional seperti 5K, tetapi juga banyak pelari yang memilih kategori 10K dan Half Marathon. Ini menunjukkan kualitas komunitas lari yang terus tumbuh,” katanya.
Penyelenggaraan tahun ini telah menggunakan rute yang bersertifikasi World Athletics, dilengkapi sistem pencatatan waktu profesional, water station, pos kesehatan tambahan, ambulans siaga di sejumlah titik, serta pengaturan lalu lintas dan parkir yang lebih baik.
Selain menjadi ajang olahraga, Riau Bhayangkara Run 2026 juga membawa pesan sosial dan lingkungan melalui tema “Run With Purpose, Move Forward With Riau” yang sejalan dengan program Green Policing Polda Riau.