Sementara itu yang masih berlayar, Herman Budianto Sudarsono (Dompet Dhuafa) dan Ronggo Wirasanu (Dompet Dhuafa) di Kapal Zapyro serta Asad Aras Muhammad (Spirit of Aqso) dan Hendro Prasetyo (SMART 171) di Kapal Kasr-1.
GPCI menilai, penculikan WNI yang tergabung dalam misi kemanusiaan ke Gaza yang tergabung dalam Global Sumud Flotilla 2.0 merupakan ancaman terhadap misi kemanusiaan.
"Nah apabila terjadi penculikan ini kepada
warga negara Indonesia ataupun juga kepada partisipan Global Sumut Flotilla kedua, tentu ini adalah ancaman kepada misi kemanusiaan secara keseluruhan. Dan tentunya kita mengecam keras terhadap upaya ataupun penghentian misi ini," kata Anggota Dewan Pengarah GPCI, Irvan Nugraha saar konferensi pers di kantor Dompet Dhuafa, Jakarta Selatan, Senin (18/5/2026).
(kunthi fahmar sandy)