IDXChannel - Militer AS menyerang Iran pada hari Jumat (26/6/2026), sebagai tanggapan atas serangan pesawat tak berawak Iran terhadap kapal kargo di Selat Hormuz, sebab masing-masing negara saling menuduh melanggar ketentuan gencatan senjata yang disepakati pekan lalu.
Dilansir laman Reuters Minggu (27/6/2026), komando Pusat AS mengatakan pesawat-pesawat tersebut menyerang lokasi penyimpanan rudal dan pesawat tak berawak serta situs radar pantai, kata seorang pejabat AS melaporkan operasi tersebut telah berakhir.
Sementara itu, Iran mengatakan sebuah proyektil menghantam daerah sekitar dermaga di Sirik di Iran selatan sehingga angkatan laut Iran menanggapi dengan menyerang target militer AS di wilayah tersebut.
Namun, di tempat lain terdapat tanda-tanda kemajuan karena Israel dan Lebanon menandatangani perjanjian untuk mengakhiri pertempuran antara Israel dan Hizbullah yang didukung Iran.
Kedua pihak menggambarkan kesepakatan itu sebagai langkah awal yang menyerukan agar Hizbullah melucuti senjata dan Israel menarik pasukan dari Lebanon, tetapi tidak jelas bagaimana hal itu akan ditegakkan. Namun, Hizbullah mengatakan tidak akan bekerja sama.